Daftar Isi
Ribuan orang berkumpul setiap tahun untuk melihat pemandangan alam di Taman Nasional Yosemite, California. Pada pertengahan Februari, fenomena alam yang dijuluki firefall - singgungan terhadap air terjun, air terjun tetapi dari api - menarik wisatawan dari seluruh penjuru negeri.
Fenomena ini terjadi ketika cahaya matahari yang mulai memudar menerpa Horsetail Fall di permukaan batu El Capitan yang terkenal. Air terjun ini disinari oleh matahari yang mulai tenggelam, menciptakan pita oranye yang menyerupai aliran lava. Semuanya tergantung pada cahaya dan jumlah salju yang mencair setiap tahunnya, jadi tidak pernah ada yang bisa memastikan keajaiban ini akan terjadi.
-Misteri air terjun yang memiliki nyala api yang tak kunjung padam
Waktu terbaik untuk melihat air terjun biasanya pada bulan Februari, ketika Air Terjun Cavalinha yang kecil penuh karena hujan musim dingin. Namun pada bulan Oktober, hujan lebih deras, air terjun terisi lebih banyak dari yang diharapkan dan air terjun muncul kembali.
Tempat yang tepat untuk melihat fenomena ini adalah area piknik El Capitan di Northside Drive. Pihak taman merekomendasikan untuk parkir di Air Terjun Yosemite dan berjalan kaki sejauh 2,4 km ke area piknik.
-Fenomena luar biasa yang memenuhi pegunungan California dengan bunga poppy berwarna oranye
Kisah tentang air terjun api
Air Terjun Yosemite dimulai pada tahun 1872 oleh James McCauley, pemilik Glacier Point Mountain House Hotel. Setiap malam di musim panas, McCauley menyalakan api di tepi Glacier Point untuk menjamu para tamunya, lalu memadamkan api dengan cara menendang bara api yang membara ke tepi tebing.
Lihat juga: The Mountain, dari 'Game Of Thrones', membuktikan bahwa ia benar-benar manusia terkuat di duniaSaat bara api jatuh ribuan kaki ke udara, mereka terlihat oleh pengunjung di bawah di Lembah Yosemite. Segera, orang-orang mulai meminta untuk melihat "Firefall." Merasakan adanya peluang bisnis, putra-putra McCauley mulai meminta sumbangan kepada para pengunjung Lembah Yosemite dan menjadikan acara tersebut sebagai tradisi. Mereka kemudian mengangkut kayu tambahanke Glacier Point untuk membuat api unggun yang lebih besar, sehingga menghasilkan air terjun yang lebih menakjubkan - dan juga lebih merusak taman.
Setelah 25 tahun, acara ini berhenti diadakan sampai, beberapa tahun kemudian, pemilik hotel Yosemite Valley, David Curry, mendengar para tamunya mengenang Firefall, dan berinisiatif untuk mengadakan kembali acara ini untuk acara-acara khusus.
Dia juga menambahkan beberapa sentuhan dramatisnya sendiri. Setelah stafnya membuat api unggun di Glacier Point, Curry akan berteriak lantang, "Halo, Glacier Point!" Setelah menerima jawaban "Halo" yang lantang, Curry akan berteriak, "Lepaskan, Gallagher!" dan saat itu bara api akan terdorong ke tepi tebing.
-Fenomena alam yang menakjubkan memberikan efek lysergic pada air laut
Pada tahun 1968, praktik melempar api ke bawah tebing akhirnya dilarang. Namun, Anda masih bisa melihat fenomena alam ini pada tahun-tahun yang menguntungkan. Nantikan fenomena alam berikutnya!
Lihat juga: Seniman menciptakan tato penuh gaya pada anak-anak yang sakit untuk membuat kehidupan di rumah sakit lebih menyenangkan